BLORA,SUARABLORA.COM – Pemerintah Kabupaten Blora resmi menetapkan Nidzamudin Al Huda, S.T. sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora definitif setelah sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt).Rabu 24/6/2026.
Pengesahan dan pelantikan tersebut sekaligus menandai dimulainya kepemimpinan baru di salah satu organisasi perangkat daerah yang memegang peran strategis dalam pembangunan infrastruktur daerah.
Usai menerima amanah jabatan tersebut, Nidzamudin menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas yang diberikan Bupati Blora dengan fokus pada peningkatan kualitas infrastruktur dasar, mulai dari kemantapan jalan, layanan irigasi, hingga pelayanan bangunan gedung dan penataan ruang yang mendukung iklim investasi.
“Hari ini kami diberi amanah menjadi Kepala Dinas PU definitif. Kami dipasrahi oleh Pak Bupati untuk meningkatkan pemantapan jalan, meningkatkan layanan irigasi, pelayanan bangunan gedung agar menjadi lebih baik dan lebih cepat, serta penataan ruang yang ramah terhadap investor,” ujar Huda usai pelantikan.
Menurutnya, sektor infrastruktur masih menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat sekaligus faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, DPUPR akan berupaya memastikan program pembangunan tetap berjalan meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran.
Huda mengakui bahwa kondisi fiskal tahun ini menjadi tantangan tersendiri. Penurunan anggaran yang terjadi di sejumlah sektor mengharuskan pemerintah daerah mencari alternatif solusi agar pembangunan tetap berlanjut.
”Pada tahun ini kita memang agak prihatin karena anggaran mengalami penurunan. Namun pesan dari Bapak Bupati jelas, bahwa kita harus selalu bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat untuk mendukung peningkatan pemantapan jalan,” katanya.
Strategi kolaborasi lintas pemerintahan tersebut dinilai menjadi langkah penting untuk mempercepat pembangunan infrastruktur tanpa sepenuhnya bergantung pada kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Dukungan program dari pemerintah provinsi maupun pusat diharapkan dapat membantu mempercepat penanganan ruas jalan strategis serta pembangunan infrastruktur pendukung lainnya.
Selain fokus pada program pembangunan fisik, Nidzamudin juga menaruh perhatian pada penguatan internal organisasi. Ia menilai keberhasilan DPUPR tidak hanya ditentukan oleh kemampuan seorang pimpinan, tetapi juga soliditas seluruh jajaran pegawai dan bidang kerja yang ada di dalamnya.
Karena itu, salah satu prioritas yang akan dilakukan dalam masa awal kepemimpinannya adalah memperkuat komunikasi, koordinasi, dan pembinaan terhadap seluruh staf serta bidang teknis di lingkungan DPUPR.
”Kami akan terus meningkatkan komunikasi dan pembinaan dengan staf maupun bidang yang ada di sini supaya lebih kompak. Pekerjaan di PU tidak bisa dikerjakan sendiri. Semua saling berkaitan dan harus dikerjakan bersama-sama. Antara bidang maupun antarbidang harus bersinergi untuk mendukung visi Bupati,” tegasnya.











