BLORA,SUARABLORA.COM— Laga penyisihan babak 16 besar Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 antara Persikaba Blora dan Persibas Banyumas berakhir imbang 1-1 dalam duel sarat tensi di Stadion Kridaloka, Blora, Sabtu sore (25/1/2026). Gol penyeimbang di masa injury time memastikan Persikaba tetap menjaga asa, meski Persibas pulang dengan keuntungan gol tandang jelang leg kedua di Purwokerto.
Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil agresif dengan intensitas tinggi. Persikaba yang bertindak sebagai tuan rumah mencoba menekan lebih dulu melalui permainan sayap, sementara Persibas memilih pendekatan lebih sabar dengan mengandalkan transisi cepat. Meski tempo permainan cukup tinggi, rapatnya barisan pertahanan membuat babak pertama berakhir tanpa gol.
Kiper Persikaba, Damar Gozali, menjadi salah satu aktor penting di paruh pertama. Ia beberapa kali menggagalkan peluang Persibas, termasuk ancaman dari pemain senior Maldini Pali, yang menjadi tumpuan lini depan tim tamu. Penampilan solid Damar menjaga gawang Persikaba tetap aman hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tekanan Persibas semakin meningkat. Tim tamu melepaskan sejumlah percobaan dari luar kotak penalti, namun kembali mampu diantisipasi oleh Damar. Di sisi lain, Persikaba hampir membuka keunggulan melalui Adam Zaini (no.10), namun sundulannya hanya membentur tiang gawang.
Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-88. Gelandang Persibas, Aufa (no.9), sukses memanfaatkan celah pertahanan Persikaba dan membawa tim tamu unggul 0-1. Gol tersebut sempat membuat Persibas berada di atas angin, terlebih pertandingan memasuki menit-menit akhir.
Situasi pertandingan semakin panas setelah kedua tim harus bermain dengan sepuluh pemain. Ali P (no.69) dari Persikaba dan Malik (no.25) dari Persibas diganjar kartu merah akibat pelanggaran keras di penghujung laga.
Saat kemenangan Persibas tampak di depan mata, Persikaba justru bangkit. Di masa injury time, tuan rumah mendapatkan tendangan bebas di area berbahaya. Dwi Bayu (no.8) yang maju sebagai eksekutor, melepaskan sepakan keras dan terukur yang tak mampu dibendung kiper Persibas. Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus menutup pertandingan dengan drama.
Pelatih Persikaba Blora, Gusnul Yakin, menyebut hasil imbang ini sebagai cerminan perjuangan timnya.
“Kami sempat tertinggal dan bermain dengan sepuluh pemain, tapi anak-anak tidak menyerah. Gol di menit akhir itu lahir dari keyakinan dan kerja keras,” ujar Gusnul Yakin usai laga.
Sementara itu, kubu Persibas mengakui hasil imbang cukup menguntungkan meski gagal mengamankan kemenangan.
“Gol tandang menjadi modal penting bagi kami, tetapi leg kedua tetap harus dijalani dengan fokus penuh,” kata perwakilan tim pelatih Persibas.
Leg kedua dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Satria, Purwokerto, Rabu (28/1/2026). Persibas Banyumas hanya membutuhkan hasil imbang tanpa gol untuk melaju, sedangkan Persikaba Blora wajib meraih kemenangan atau minimal imbang dengan skor lebih dari 1-1 demi memastikan langkah ke babak berikutnya.(TH)











