BLORA ,SUARABLORA.COM– Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto menerima penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas peran aktifnya dalam mendukung peningkatan produksi jagung nasional di Kabupaten Blora. Penghargaan tersebut diserahkan langsung di Jakarta berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia.
Penghargaan ini diberikan setelah Polres Blora dinilai berhasil membangun sinergi lintas sektor dalam mengawal program ketahanan pangan, khususnya komoditas jagung. Peran kepolisian tidak hanya pada aspek keamanan, tetapi juga memastikan distribusi sarana pertanian tepat sasaran serta menciptakan situasi kondusif di wilayah sentra produksi.
Di bawah kepemimpinan AKBP Wawan Andi Susanto, berbagai langkah strategis dilakukan bersama pemerintah daerah, TNI, dan kelompok tani. Pola pendampingan di lapangan, pengamanan distribusi pupuk dan benih, hingga pencegahan praktik penyimpangan disebut menjadi faktor penting meningkatnya produktivitas.
Data yang dirilis menunjukkan luas panen jagung di Kabupaten Blora mencapai 79.031 hektare dengan total produksi 455.709 ton. Produktivitas rata-rata tercatat 57,66 kuintal per hektare, angka yang tergolong tinggi dibanding beberapa daerah lain di Jawa Tengah.
“Capaian produksi lebih dari 455 ribu ton dengan produktivitas 57,66 kuintal per hektare menunjukkan bahwa stabilitas keamanan berperan penting dalam keberhasilan sektor pertanian. Petani bisa bekerja tenang, distribusi lancar, dan program pemerintah berjalan sesuai target,” ujar AKBP Wawan Andi Susanto.
Ia menegaskan penghargaan tersebut bukan semata keberhasilan institusi Polri, melainkan hasil kerja kolektif seluruh pihak. Menurutnya, tanpa dukungan pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta para petani, target produksi tidak mungkin tercapai.
“Ini adalah kerja bersama. Polres hanya menjadi bagian kecil yang memastikan tidak ada gangguan di lapangan. Kunci utamanya tetap pada kerja keras petani dan kebijakan pemerintah daerah,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Blora menyambut positif penghargaan tersebut. Sinergi yang terbangun antara aparat keamanan dan sektor pertanian dinilai menjadi model kolaborasi yang bisa direplikasi di daerah lain, terutama dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan nasional.
Ke depan, Polres Blora berkomitmen terus mendukung program swasembada pangan melalui penguatan pengamanan wilayah produksi, pendampingan petani, serta pengawasan distribusi bantuan pertanian agar tepat mutu dan tepat sasaran.
Penghargaan Satyalancana Wira Karya ini menjadi catatan penting bahwa peran kepolisian tidak lagi terbatas pada penegakan hukum semata, tetapi juga hadir sebagai penggerak pembangunan, termasuk di sektor strategis seperti pertanian dan ketahanan pangan.(TH)











