‎Kades Trembulrejo  M Imfroni Resmi Nahkodai Persikaba Blora Jelang Kompetisi

‎BLORA,SUARABLORA.COM-Kabar mengejutkan sekaligus menggetarkan hati pecinta sepak bola Blora akhirnya terjawab. Setelah sekian lama publik menanti kepastian, Persikaba resmi memiliki manajer baru untuk mengarungi kompetisi yang akan bergulir pada Desember mendatang.

Sosok yang didapuk bukan orang sembarangan, melainkan Kepala Desa Trembulrejo, Kecamatan Ngawen, M. Imfroni, yang kini diberikan kepercayaan penuh untuk menahkodai Laskar Aryo Penangsang.

‎Pengumuman penunjukan ini disampaikan langsung oleh Bupati Blora, Arief Rohman, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap kebangkitan sepak bola di Blora. Keputusan tersebut disebut sebagai hasil dialog mendalam bersama Askab PSSI Blora, Dinporabudpar, dan KONI Blora. Semua pihak sepakat bahwa Persikaba membutuhkan figur yang tangguh, berani, dan berjiwa kolaboratif.

‎“Setelah ngopi dan diskusi gayeng dengan Askab, Dinporbudpar, dan juga KONI, kami sepakat menunjuk Mas Imron sebagai manajer Persikaba untuk segera menahkodai klub di kompetisi mendatang,” ujar Bupati Arief memecah rasa penasaran publik yang menunggu kejelasan arah klub.

‎Dalam kesempatan tersebut, Bupati Arief juga menekankan bahwa perjalanan baru Persikaba tidak akan pernah berhasil tanpa dukungan besar dari para suporter. Ia mengajak seluruh pendukung tetap solid dan merapatkan barisan demi kebangkitan klub kebanggaan masyarakat Blora itu. Ia menilai, energi kolektif antara manajemen baru dan dukungan suporter merupakan modal paling vital dalam perjuangan musim ini.

‎“Ini perlu kolaborasi dan doa restu para suporter. Ayo terus dukung Persikaba agar bisa mempersiapkan kompetisi mendatang,” tegasnya dengan penuh optimisme.

‎Sementara itu, manajer baru Persikaba, M. Imfroni, merespons penunjukan dirinya dengan sikap tegas dan penuh kesiapan. Ia menyampaikan bahwa tugas besar ini merupakan amanah sekaligus tantangan yang harus dijawab dengan kerja nyata dan percepatan langkah. Ia bertekad memulai dari hal yang paling mendesak: merapikan internal tim.

‎“Mohon doa restunya ya kawan-kawan suporter. Kolaborasi dan dukungan selalu kami terima. Kami terbuka atas saran dan masukan para suporter agar Persikaba lebih baik lagi,” ujar Imfroni dengan nuansa kerendahan hati namun penuh tekad.

‎Imfroni menilai bahwa era baru Persikaba harus dimulai dengan keterbukaan dan kebersamaan. Baginya, manajemen tidak boleh merasa berjalan sendiri, karena Persikaba adalah milik masyarakat Blora — bukan hanya tim sepak bola, tetapi simbol harga diri dan kebanggaan daerah.

‎Para penggemar di berbagai komunitas suporter langsung merespons dinamika baru ini dengan antusias. Mereka berharap manajer baru mampu menghadirkan perubahan positif yang selama ini dinantikan: stabilitas internal, pembentukan tim kompetitif, serta visi jangka panjang untuk mengembalikan marwah Persikaba.

‎Tanda-tanda optimisme mulai tampak. Percakapan di berbagai forum sepak bola daerah menunjukkan lonjakan harapan publik, yang meyakini bahwa hadirnya manajer baru bisa memulihkan atmosfir positif sebelum kompetisi dimulai. Banyak pihak percaya momentum ini bisa menjadi titik balik perjalanan Persikaba.

‎Dengan penunjukan manajer baru, Persikaba kini berada pada babak baru yang dinanti-nanti. Tugas berat sudah menunggu, namun harapan lebih besar juga mengiringi.

Publik menunggu langkah konkret tim untuk kembali mengharumkan nama Blora — bukan hanya sekadar ikut bersaing, tetapi tampil menonjol dan disegani di kompetisi regional maupun nasional.

‎Kini semua mata tertuju pada Persikaba. Sejarah berikutnya sedang ditulis. Dan masyarakat Blora berharap, babak ini menjadi awal dari kebangkitan besar Laskar Aryo Penangsang.