Blora,SUARABLORA.COM–Suasana peringatan Hari Kartini masih terasa ketika Pemerintah Kabupaten Blora menggelar ziarah ke makam Raden Ajeng Kartini di Desa Bulu, Kabupaten Rembang, Senin (27/4/2026).
Kegiatan ini tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi atas nilai perjuangan tokoh emansipasi perempuan yang relevan hingga kini.
Rombongan dipimpin langsung oleh Bupati Blora, Arief Rohman, didampingi Wakil Bupati Sri Setyorini, jajaran Forkopimda, organisasi perempuan, hingga kepala OPD dan camat. Kehadiran mereka disambut oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Rembang serta pengurus kompleks makam.
Prosesi diawali dengan pembacaan tahlil dan doa bersama, dilanjutkan tabur bunga di pusara Kartini dan keluarganya. Dalam keterangannya,
Bupati Arief menegaskan bahwa ziarah ini menjadi pengingat pentingnya melanjutkan semangat perjuangan Kartini di tengah tantangan zaman.
“Ziarah ini bukan hanya bentuk penghormatan, tetapi juga penguatan komitmen kami untuk meneruskan nilai-nilai perjuangan beliau. Kartini adalah inspirasi lintas generasi yang harus terus dihidupkan,” ujar Arief.
Ia menambahkan, semangat Kartini harus diwujudkan dalam kebijakan konkret, terutama dalam pemberdayaan perempuan dan peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
“Semoga perjuangan beliau langgeng dan bisa kita teruskan dalam kerja nyata, termasuk mendorong peran perempuan di berbagai sektor pembangunan,” lanjutnya.
Usai ziarah, rombongan melanjutkan agenda ke Museum R.A. Kartini yang berada di pusat Kota Rembang. Di lokasi tersebut, rombongan menelusuri berbagai koleksi peninggalan Kartini, mulai dari benda pribadi, dokumentasi sejarah, hingga karya tulis yang menjadi tonggak pemikiran emansipasi di Indonesia.

Didampingi pemandu museum, Bupati Blora dan rombongan mendapatkan penjelasan detail mengenai perjalanan hidup Kartini serta konteks sosial yang melatarbelakangi lahirnya gagasan-gagasan progresifnya.
Kunjungan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang mempererat hubungan antardaerah. Bupati Blora bertemu langsung dengan Bupati Rembang, Harno, untuk berdiskusi mengenai potensi kerja sama pembangunan.
“Kami diterima dengan sangat baik oleh Pak Bupati Rembang. Ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi, karena Blora dan Rembang memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan bersama,” kata Arief.
Sementara itu, Bupati Rembang menyambut positif kunjungan tersebut dan menilai kolaborasi lintas wilayah menjadi kunci percepatan pembangunan daerah.
“Kami mengapresiasi kunjungan ini. Semoga silaturahmi ini tidak berhenti di sini, tetapi berlanjut dalam kerja sama konkret demi kemajuan bersama,” ujar Harno.











