Empat Pejabat Eselon II Dilantik, Bupati Blora Tekankan Efisiensi Anggaran dan Inovasi PAD 2026

‎BLORA,SUARABLORA.COM – Pemerintah Kabupaten Blora kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik dan mengambil sumpah jabatan empat pejabat eselon II, Selasa sore (13/1/2026). Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, digelar di Gedung Keuangan Daerah Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Blora.

‎Empat pejabat yang dilantik masing-masing adalah Retno Kusumowati, S.Sos sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil), Drs. Pitoyo Trusingtyas Sarodjo sebagai Kepala BPPKAD, Catur Pambudi Amperawan, S.Sos sebagai Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi dan Pembangunan, serta Drs. Djoko Sulistiyono sebagai Staf Ahli Bupati bidang Sosial Budaya dan Kemasyarakatan.

‎Pelantikan tersebut turut disaksikan Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini, Sekretaris Daerah Komang Gede Irawadi, para Asisten Sekda, seluruh kepala OPD, Direktur RSUD, serta para camat se-Kabupaten Blora.

‎Bupati Arief Rohman dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan bagian dari langkah strategis untuk memperkuat kinerja pemerintahan, terutama menghadapi tantangan pengelolaan keuangan daerah pada tahun anggaran 2026.

‎“Tahun 2026 kita menghadapi efisiensi anggaran. Karena itu, seluruh jajaran, khususnya di BPPKAD, harus mampu melahirkan inovasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Semua OPD yang memiliki potensi PAD harus bergerak dan berinovasi,” tegas Bupati.

‎Menurutnya, penempatan Drs. Pitoyo Trusingtyas Sarodjo sebagai Kepala BPPKAD menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan tata kelola keuangan daerah. Ia berharap pengelolaan anggaran ke depan semakin transparan, akuntabel, dan berdampak langsung bagi pembangunan daerah.

‎Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

‎“Untuk Dindukcapil, pelayanan kepada masyarakat harus benar-benar responsif. Kepala dinas harus siap 24 jam menerima aduan. Nomor handphone harus aktif, karena masih banyak keluhan masyarakat terkait pelayanan administrasi kependudukan,” ujarnya.

‎Bupati Arief juga menyampaikan bahwa mutasi dan evaluasi jabatan di lingkungan Pemkab Blora masih akan berlanjut. Sejumlah jabatan eselon II yang saat ini masih dijabat pelaksana tugas (Plt), seperti di DPUPR, Dinrumkimhub, Dindalduk KB, dan BPBD, akan dievaluasi dan diisi secara definitif.

‎“Ini bukan pelantikan terakhir. Februari nanti genap satu tahun kepemimpinan kami. Akan kita evaluasi kinerja satu tahun ini, sekaligus menata gerbong berikutnya agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” katanya.

‎Sementara itu, Drs. Pitoyo Trusingtyas Sarodjo usai pelantikan menyatakan kesiapannya menjalankan amanah sebagai Kepala BPPKAD Blora. Ia menegaskan komitmennya untuk mendukung kebijakan Bupati dalam memperkuat keuangan daerah.

‎“Kami siap menjalankan tugas dari Pak Bupati. Ini amanah besar, dan insyaallah akan kami laksanakan sebaik mungkin demi pembangunan Kabupaten Blora yang lebih baik. Mohon doa agar kami diberikan kelancaran,” ujar Pitoyo.

‎Dengan pelantikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Blora berharap roda pemerintahan dapat berjalan lebih efektif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.