Berita  

‎Malam Lailatul Qadar Diperkirakan Jatuh di Sepuluh Malam Terakhir Ramadan, Umat Islam Dianjurkan Tingkatkankan Ibadah

‎Blora,SUARABLORA.COM–Memasuki sepuluh malam terakhir bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, umat Islam di seluruh dunia dianjurkan meningkatkan berbagai amalan ibadah untuk meraih keberkahan malam Lailatul Qadar. Malam yang dikenal sebagai malam penuh kemuliaan itu diyakini memiliki keutamaan lebih baik daripada seribu bulan.

Dalam ajaran Islam, Lailatul Qadar disebut sebagai malam ketika Al-Qur’an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Selain itu, malam tersebut juga diyakini sebagai waktu ditetapkannya berbagai ketentuan dan takdir bagi manusia oleh Allah SWT.

‎Sejumlah ulama menjelaskan bahwa waktu pasti terjadinya Lailatul Qadar tidak diketahui secara pasti. Namun, berdasarkan berbagai hadis Nabi Muhammad SAW, malam tersebut diyakini terjadi pada salah satu malam ganjil di sepuluh malam terakhir Ramadan.

Pada Ramadan tahun 1447 H atau bertepatan dengan 2026 Masehi, malam-malam ganjil yang diperkirakan berpotensi menjadi Lailatul Qadar antara lain malam ke-21 pada Selasa, 10 Maret 2026, malam ke-23 pada Kamis, 12 Maret 2026, malam ke-25 pada Sabtu, 14 Maret 2026, malam ke-27 pada Senin, 16 Maret 2026, serta malam ke-29 pada Rabu, 18 Maret 2026.

Para ulama dan tokoh agama mengimbau umat Islam untuk tidak hanya berfokus pada satu malam tertentu, melainkan menghidupkan seluruh sepuluh malam terakhir Ramadan dengan berbagai amalan ibadah.

‎Beberapa amalan yang dianjurkan antara lain memperbanyak shalat malam atau qiyamullail, membaca Al-Qur’an, berdzikir, memperbanyak doa, hingga melakukan i’tikaf di masjid. Selain itu, umat Islam juga dianjurkan meningkatkan sedekah serta memohon ampunan kepada Allah SWT.

Salah satu doa yang dianjurkan untuk dibaca pada malam tersebut adalah doa yang diajarkan Rasulullah SAW, yakni “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni,” yang berarti “Ya Allah,

Engkau Maha Pengampun dan menyukai ampunan, maka ampunilah aku.”
‎Sejumlah ulama juga menyebutkan beberapa tanda yang sering dikaitkan dengan malam Lailatul Qadar.

Di antaranya suasana malam yang terasa lebih tenang dan sejuk, tidak disertai angin kencang, serta matahari yang terbit pada pagi harinya tampak kemerahan dan tidak terlalu menyilaukan.

Meski demikian, para ulama menegaskan bahwa tanda-tanda tersebut tidak dapat dijadikan patokan pasti. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan tetap bersungguh-sungguh meningkatkan ibadah sepanjang sepuluh malam terakhir Ramadan demi meraih keutamaan malam yang penuh rahmat dan ampunan tersebut.(Sukron As Ary)