Berita  

Sunaryo Dilantik Jadi Sekda Blora, Ini Profil dan Rekam Jejaknya

BLORA,SUARABLORA.COM – Sunaryo resmi dilantik Bupati Blora Arief Rohman sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Blora pada Rabu (28/10/2026).
‎
‎Ia terpilih setelah melewati serangkaian tahapan seleksi yang diikuti sembilan aparatur sipil negara (ASN).
‎
‎Jabatan Sekda merupakan posisi tertinggi dalam jenjang karier ASN di lingkungan pemerintah kabupaten.
‎
‎Sekda sendiri berperan penting dalam mengoordinasikan perangkat daerah, menyinkronkan kebijakan, serta memastikan program pemerintahan dan pembangunan berjalan sesuai rencana.
‎
‎Di Kabupaten Blora, jabatan tersebut kosong setelah Komang Gede Irawadi memasuki masa pensiun pada 26 Agustus 2026. Kekosongan itu kemudian menjadi perhatian karena posisi strategis tersebut harus segera diisi untuk menjaga kelancaran roda birokrasi pemerintahan daerah.
‎
‎Proses pengisian jabatan Sekda Blora pun menarik perhatian. Sembilan ASN di lingkungan Pemkab Blora mendaftarkan diri dan mengikuti tahapan seleksi. Tidak adanya peserta dari luar daerah turut menjadi sorotan dalam proses perebutan jabatan pimpinan tertinggi ASN tersebut.
‎
‎Kesembilan peserta yang mengikuti seleksi terdiri atas Edi Widayat, Kepala Dinas Kesehatan; Irfan Agustin Iswandaru, Inspektur Daerah; Iwan Setiyarso, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata; serta Mohamad Toha Mustofa, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
‎
‎Peserta lainnya adalah Ngaliman, Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan; Pitoyo Trusingtyas, Kepala BPPKAD; ,Yayuk Windrati, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa; serta Susi Widyorini, Sekretaris BPPKAD dan .Sunaryo, Kepala Dinas Pendidikan itu sendiri.
‎
‎Mereka mengikuti tahapan seleksi, termasuk Assessment Center di Mabes Polri pada awal Oktober 2026.
‎
‎Dari rangkaian seleksi tersebut, nama Sunaryo akhirnya terpilih untuk menduduki kursi Sekda Blora. Pelantikan oleh Bupati Arief Rohman pada 28 Oktober 2026 menandai berakhirnya proses pengisian jabatan yang sebelumnya kosong selama sekitar dua bulan.
‎
‎Sebelum dipercaya menjadi Sekda, Sunaryo memiliki pengalaman di sejumlah posisi birokrasi.
‎
‎Ia pernah menjabat Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Blora hingga 2022, sebelum berpindah tugas menjadi Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Blora pada tahun yang sama.
‎
‎Sunaryo juga pernah tercatat menjabat Kepala Bidang Perencanaan, Pendaftaran dan Penetapan pada BPPKAD Blora.
‎
‎Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan kariernya di lingkungan pemerintahan daerah, sebelum kembali memimpin sektor pendidikan.
‎
‎Pada 2024, Sunaryo dipercaya menjabat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora.
‎
‎Selama memimpin dinas tersebut, salah satu kebijakan yang disampaikannya pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2024 adalah mendorong peningkatan kompetensi guru melalui Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), dan Kelompok Kerja Guru (KKG).
‎
‎Kini, setelah dilantik sebagai Sekda, Sunaryo menghadapi tanggung jawab yang lebih luas. Ia tidak hanya dituntut mengoordinasikan jalannya birokrasi, tetapi juga memastikan program prioritas pemerintah daerah terlaksana secara efektif.
‎
‎Pengalaman di bidang pendidikan, organisasi, dan pengelolaan pemerintahan akan menjadi bekal dalam menjalankan peran barunya sebagai koordinator administrasi pemerintahan Kabupaten Blora.