Berita  

Hujan Tak Surutkan Ribuan Jemaah di Blora Bersholawat

BLORA,SUARABLORA.COM – Hujan yang mengguyur Alun-Alun Blora, Jawa Tengah, Senin (26/10/2026) malam, tak menyurutkan antusiasme ribuan jemaah mengikuti kegiatan Blora Bersholawat. Masyarakat dari berbagai kalangan tetap memadati pusat kota untuk berselawat bersama Habib Ali Zainal Abidin Assegaf dan grup hadrah Azzahir dari Pekalongan.
‎
‎Kegiatan yang didukung PT Sukun Wartono Indonesia tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Santri Nasional 2026 sekaligus menyambut Hari Jadi Kabupaten Blora ke-277. Selain menghadirkan Habib Ali bersama Azzahir, acara itu juga diisi tausiah oleh KH Anwar Zahid, pengasuh Pondok Pesantren Sabilunnajah, Simo, Bojonegoro.
‎
‎Ribuan jemaah terlihat memenuhi kawasan alun-alun sejak acara berlangsung. Anak-anak, remaja, hingga orang tua mengikuti rangkaian kegiatan dengan khusyuk. Sebagian jemaah membawa payung dan jas hujan untuk bertahan di tengah cuaca yang kurang bersahabat.
‎
‎Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan lantunan selawat yang dipimpin Habib Ali Zainal Abidin Assegaf bersama grup Azzahir. Suasana religius terasa ketika ribuan jemaah mengikuti selawat secara bersama-sama.
‎
‎Dalam kesempatan tersebut, Habib Ali menyampaikan apresiasi atas kehadiran para ulama, kiai, masyayikh, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Blora. Ia juga mendoakan agar Bupati Blora Arief Rohman beserta jajaran diberi kesehatan dan kekuatan dalam memimpin daerah.
‎
‎”Khususnya kepada beliau Bapak Bupati Blora dr. H. Arief Rohman beserta jajarannya, diberikan kekuatan, diberikan keselamatan dunia dan akhirat untuk memimpin Kabupaten Blora menjadi kabupaten yang jauh lebih hebat dan lebih maju,” ujar Habib Ali.
‎
‎Bupati Blora Arief Rohman mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan Blora Bersholawat. Ia secara khusus mengapresiasi dukungan PT Sukun Wartono Indonesia yang secara konsisten membantu terselenggaranya kegiatan tersebut.
‎
‎”Atas nama Pemerintah Kabupaten Blora, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang sudah mendukung kegiatan ini, khususnya kepada PT Sukun yang secara konsisten istiqamah untuk mendukung acara Blora Bersholawat ini,” kata Arief.
‎
‎Arief mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional sekaligus menyambut hari jadi Kabupaten Blora. Pemerintah daerah juga menyiapkan sejumlah agenda lain untuk memeriahkan peringatan hari jadi yang ke-277.
‎
‎Ia menyampaikan rencana menghadirkan Gus Iqdam pada November dan Habib Syech pada Desember dalam agenda selawat berikutnya. Pemerintah daerah berharap kegiatan keagamaan semacam ini dapat terus berlangsung dan menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat.
‎
‎”Semoga setiap tahun bisa ada di sini,” ujar Arief, berharap Habib Ali dan KH Anwar Zahid kembali hadir dalam kegiatan Blora Bersholawat pada tahun-tahun mendatang.
‎
‎Selain kegiatan selawat, rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Blora juga direncanakan diisi pertunjukan musik, wayang, dan berbagai kegiatan lainnya. Arief meminta dukungan para ulama, tokoh masyarakat, serta seluruh warga agar pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik.
‎
‎Di sela sambutannya, Arief turut menceritakan kedekatan kedua ulama tersebut dengan Blora. Ia menyebut Habib Ali memiliki kebiasaan menyantap nasi pecel daun jati saat sarapan, sedangkan KH Anwar Zahid kerap meminta lontong dari penjual langganannya di Blora.
‎
‎Kegiatan Blora Bersholawat dilanjutkan dengan tausiah KH Anwar Zahid. Masyarakat yang tidak dapat hadir secara langsung juga bisa mengikuti jalannya acara melalui siaran langsung di sejumlah kanal YouTube.
‎
‎Antusiasme jemaah yang tetap bertahan meski diguyur hujan menjadi gambaran tingginya minat masyarakat terhadap kegiatan keagamaan tersebut. Blora Bersholawat sekaligus menjadi salah satu agenda dalam rangkaian Hari Santri Nasional 2026 dan penyambutan Hari Jadi Kabupaten Blora ke-277.