Daerah  

Tak Ada PHK PPPK di Blora, Bupati Minta ASN Aktif Bantu Yatim

Blora. SuaraBlora – Pemerintah Kabupaten Blora kembali menggelar Program Gerakan Subuh Sejahtera (Gastra), Minggu (5/4/2026).

Dalam kegiatan ini, Bupati Blora, Arief Rohman menegaskan tidak akan ada pengurangan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Di beberapa daerah ada pengurangan PPPK, namun di Blora kami pastikan tidak ada pengurangan. Kami akan tetap mengamankan PPPK,” tegas Bupati.

Selain itu, ia mendorong aparatur sipil negara (ASN) untuk aktif dalam kegiatan sosial, khususnya membantu anak yatim melalui program sedekah rutin.

“Saya ingin seluruh ASN, baik PNS maupun PPPK, ikut berpartisipasi. Mekanismenya akan kita bagi, dan saya akan pantau langsung. Ini sebagai bentuk rasa syukur kita sekaligus untuk membantu anak-anak yatim dan kegiatan sosial lainnya,” jelasnya.

Bupati juga mengusulkan skema sedekah harian bagi ASN dengan nominal ringan.

“Kalau sehari Rp2.000 saya kira tidak berat. Kalau bisa terkumpul Rp10 juta per hari, maka dalam seminggu bisa mencapai Rp50 juta. Nanti kita kembalikan untuk santunan anak yatim maupun masyarakat yang belum tercover Baznas,” tambahnya.

Ia berharap gerakan ini dapat memperkuat kepedulian sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Kami berharap melalui kegiatan sedekah dan berbagi ini, kita bisa saling membantu dan menolong, sehingga Kabupaten Blora tetap aman, sejahtera, maju, dan berkah menuju baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ungkapnya.

Diketahui, Gastra kembali digelar usai jeda Ramadhan dan Idulfitri di Pendopo Kabupaten Blora. Kegiatan ini diisi salat subuh berjemaah, zikir, dan sedekah, serta rutin dilaksanakan setiap 35 hari sekali.

Program ini menjadi salah satu upaya Pemkab Blora dalam meningkatkan kepedulian sosial, termasuk penyaluran bantuan bagi anak yatim melalui koordinasi dengan Baznas, Bagian Kesra, dan Dinas Sosial.

Kegiatan ditutup dengan tausiyah dan doa bersama serta diikuti ASN dan masyarakat umum.