Polres Blora Kerahkan 163 Personel Gabungan untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2025/2026

‎BLORA,SUARABLORA.COM – Kepolisian Resor (Polres) Blora menggelar Operasi Lilin Candi 2025 sebagai upaya pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Kabupaten Blora. Sebanyak 163 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait disiagakan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama momentum akhir tahun.

‎Pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025 diawali dengan Apel Gelar Pasukan yang berlangsung di halaman Mapolres Blora, Jumat (19/12/2025). Apel dipimpin oleh Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman dan dihadiri Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

‎Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto menyampaikan bahwa Operasi Lilin Candi 2025 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Operasi tersebut mengedepankan pendekatan kemanusiaan dengan fokus pada pengamanan ibadah Natal, perayaan malam Tahun Baru, serta kelancaran arus lalu lintas.

‎“Dalam Operasi Lilin Candi 2025 ini, kami menyiapkan lima pos pengamanan yang terdiri dari tiga Pos Pengamanan, satu Pos Pelayanan, dan satu Pos Terpadu. Seluruh pos akan diisi personel gabungan dan beroperasi secara terpadu dengan stakeholder terkait,” ujar AKBP Wawan.

‎Ia menjelaskan, pengamanan juga difokuskan pada rumah ibadah, khususnya gereja-gereja yang akan melaksanakan perayaan Natal. Sterilisasi lokasi ibadah akan dilakukan beberapa jam sebelum pelaksanaan misa guna menjamin keamanan dan kenyamanan umat.

‎“Sterilisasi gereja kami laksanakan sekitar tiga jam sebelum ibadah dimulai. Ini sebagai langkah preventif agar jemaat dapat beribadah dengan aman dan khusyuk,” jelasnya.

‎Selain itu, Polres Blora juga mengantisipasi peningkatan volume kendaraan selama libur Natal dan Tahun Baru. AKBP Wawan menambahkan bahwa pihaknya mengimbau pembatasan operasional kendaraan berat, terutama truk gandeng dan kendaraan bersumbu tiga, untuk mengurangi potensi kemacetan.

‎“Puncak arus mobilitas masyarakat diperkirakan terjadi pada 22 hingga 23 Desember 2025. Oleh karena itu, rekayasa lalu lintas dan pengaturan kendaraan berat akan kami optimalkan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman saat membacakan amanat Kapolri menekankan bahwa perayaan Natal dan Tahun Baru selalu diikuti peningkatan mobilitas masyarakat secara signifikan. Berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat secara nasional diprediksi mencapai 119,5 juta orang.

“Lonjakan mobilitas ini harus diantisipasi dengan kesiapsiagaan maksimal, terlebih bertepatan dengan musim hujan yang berpotensi menimbulkan bencana alam seperti banjir dan tanah longsor,” ujar Bupati yang akrab disapa Mas Arief.

Apel Gelar Pasukan tersebut melibatkan personel gabungan dari Subdenpom Blora, Kodim 0721/Blora, Yonif 410/Alugoro, BPBD, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta unsur organisasi kemasyarakatan seperti Senkom dan Banser. Seluruh unsur tersebut dilengkapi dengan sarana dan prasarana pendukung pengamanan.

Usai apel dan pengecekan perlengkapan, Bupati Blora menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru. Ia berharap sinergi lintas sektor dapat menjaga Blora tetap aman, tertib, dan kondusif selama libur akhir tahun.

“Kami mengapresiasi dedikasi seluruh petugas. Semoga pelaksanaan pengamanan berjalan lancar dan masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan rasa aman,” pungkasnya.