BLORA ,SUARABLORA.COM— Pembangunan jembatan gantung di Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, terus berlanjut dan kini memasuki tahap penting berupa pengecoran pondasi cakar ayam, Selasa (7/4/2026).
Tahapan ini menjadi bagian krusial dalam memastikan kekuatan struktur dasar jembatan yang tengah dibangun.
Jembatan dengan panjang 35 meter dan lebar 1,5 meter tersebut dirancang sebagai akses penghubung antarwilayah yang selama ini terbatas.
Keberadaannya diharapkan mampu mempercepat mobilitas warga sekaligus mendukung distribusi hasil pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat setempat.
Proses pengecoran dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan personel TNI dari Kodim 0721/Blora bersama warga desa.
Keterlibatan aktif masyarakat menjadi salah satu faktor yang mempercepat progres pembangunan di lapangan.
Komandan Koramil 06/Jiken, Kapten Inf Sumarno, menegaskan bahwa tahapan pengecoran pondasi merupakan fondasi utama dari keseluruhan konstruksi jembatan.
“Pengecoran cakar ayam ini sangat menentukan kekuatan jembatan ke depan. Karena itu, kami pastikan pengerjaannya dilakukan dengan teliti dan sesuai standar,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama kelancaran pembangunan.
“Kami bekerja bersama warga agar pembangunan ini berjalan aman, tertib, dan tepat waktu. Ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga kebersamaan dalam membangun desa,” katanya.
Menurutnya, jembatan gantung tersebut nantinya akan memberikan dampak langsung bagi aktivitas ekonomi masyarakat, terutama dalam mempercepat akses hasil pertanian ke pasar.
“Harapannya, setelah selesai, jembatan ini bisa langsung dimanfaatkan dan memberi manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga,” tambah Sumarno.
Dengan progres yang terus berjalan dan dukungan penuh dari berbagai pihak, pembangunan jembatan gantung di Desa Nglebur ditargetkan rampung sesuai jadwal dan menjadi solusi akses vital bagi masyarakat di wilayah tersebut.











