BLORA,SUARABLORA.COM – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Blora dari sektor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menunjukkan tren peningkatan signifikan pada tahun 2025. Hingga akhir Desember, kontribusi PAD DPUPR tercatat lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh optimalisasi sejumlah layanan strategis.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPUPR Kabupaten Blora, Nizamudin Al Huda, menyampaikan bahwa hingga 30 Desember 2025, realisasi PAD DPUPR telah mencapai sekitar Rp1,899 miliar. Angka tersebut mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan capaian tahun 2024 yang berada di kisaran Rp1,6 miliar.
“Alhamdulillah, sampai akhir Desember 2025 ini, PAD DPUPR mencapai sekitar Rp1,899 miliar. Dibandingkan tahun kemarin, kontribusi kami terhadap PAD daerah mengalami peningkatan,” ujar Huda saat ditemui di ruang kerjanya.
Huda menjelaskan, peningkatan PAD tersebut ditopang oleh beberapa sektor layanan yang realisasinya melampaui target. Salah satu penyumbang utama berasal dari sektor sewa alat berat. Dari target awal sebesar Rp300 juta, realisasi pendapatan tercatat mencapai sekitar Rp303 juta.
Selain itu, layanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) juga memberikan kontribusi signifikan. Sepanjang tahun 2025, pendapatan dari sektor PBG tercatat menembus lebih dari Rp700 juta dan menjadi salah satu penopang utama PAD DPUPR.
“PBG cukup signifikan tahun ini dan menjadi salah satu sektor andalan dalam menopang PAD DPUPR,” jelasnya.
Tak hanya itu, sektor lain seperti layanan sedot WC turut berkontribusi positif dengan realisasi yang melampaui target, meskipun bersifat fluktuatif karena dipengaruhi oleh kondisi cuaca. Sementara itu, sektor sewa tanah juga memberikan tambahan pendapatan daerah dengan nilai sekitar Rp90 juta.
Meski capaian tersebut dinilai positif, Huda mengakui masih terdapat sektor yang berpotensi untuk terus dikembangkan guna meningkatkan PAD ke depan. Salah satunya adalah sektor bangunan gedung yang dinilai masih memiliki ruang pertumbuhan cukup besar.
“Yang masih bisa kita kembangkan untuk meningkatkan PAD adalah sektor bangunan gedung. Untuk layanan sedot WC, potensinya ada, tetapi sangat tergantung pada kondisi cuaca,” terangnya.
Dengan capaian tersebut, DPUPR Blora optimistis kontribusi PAD dapat terus ditingkatkan melalui penguatan layanan, optimalisasi aset, serta peningkatan kualitas pelayanan publik di sektor pekerjaan umum dan penataan ruang.
“Alhamdulillah, dibandingkan tahun kemarin, DPUPR menyumbang PAD yang lebih tinggi pada tahun ini,” pungkas Huda.
ko











