‎Lebaran 2026, Wabup Blora Ungkap Capaian Infrastruktur dan Penurunan Kemiskinan

BLORA,SUARABLORA.COM — Pemerintah Kabupaten Blora mencatat kemajuan signifikan di sektor infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat sepanjang tahun 2025.

Pembangunan jalan dan jembatan yang digelontorkan dengan anggaran lebih dari Rp301 miliar berhasil meningkatkan kondisi jalan mantap hingga mendekati 70 persen.

Capaian tersebut disampaikan Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, saat memberikan sambutan pada pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Agung Baitunnur, Sabtu (21/3/2026).

“Pembangunan infrastruktur terus kita genjot, khususnya jalan dan jembatan. Hasilnya, kondisi jalan mantap di Blora kini sudah mencapai sekitar 69,5 persen,” ujar Wakil Bupati dalam sambutannya di hadapan ribuan jamaah.

Selain infrastruktur, Pemkab Blora juga mencatat penurunan angka kemiskinan. Pada 2024, angka kemiskinan berada di level 11,42 persen, kemudian turun menjadi 10,58 persen pada 2025. Di saat yang sama, pertumbuhan ekonomi daerah turut mengalami peningkatan hingga mencapai 5,34 persen.

Menurut Bude Rini, capaian tersebut menjadi indikator bahwa program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah mulai menunjukkan hasil positif.

“Penurunan angka kemiskinan ini menjadi bukti bahwa upaya kita bersama mulai berdampak. Namun, pekerjaan ini belum selesai dan harus terus dilanjutkan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan bahwa Bupati Blora, Arief Rohman, tidak dapat hadir karena melaksanakan Salat Idulfitri di kampung halamannya di wilayah Kecamatan Banjarejo.

Momentum Idulfitri, lanjut Bude Rini, harus dimaknai tidak hanya sebagai perayaan keagamaan, tetapi juga sebagai penguat nilai sosial di tengah masyarakat.

OkIa mengajak warga untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian sosial.

“Idulfitri adalah momen untuk kembali ke fitrah, memperkuat empati, dan mempererat tali silaturahmi di tengah kehidupan masyarakat yang semakin dinamis,” katanya.

Bude juga mengimbau masyarakat memanfaatkan arus mudik untuk memperbarui data administrasi kependudukan, terutama terkait status pekerjaan.

Hal ini dinilai penting guna memastikan keakuratan data dalam penyusunan kebijakan, khususnya yang berkaitan dengan pengentasan kemiskinan.

“Data yang akurat sangat penting. Kami berharap masyarakat bisa menyesuaikan kondisi pekerjaan yang sebenarnya agar program bantuan dan kebijakan bisa tepat sasaran,” jelasnya.

Lebih jauh, ia mengajak masyarakat menjaga kerukunan serta memperkuat semangat gotong royong, termasuk dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Mari kita jaga Blora tetap aman, damai, dan sejahtera melalui semangat kebersamaan,” pungkasnya.

Sementara itu, khotbah Idulfitri yang disampaikan oleh KH Muhammad Ahmad Muharror Ali menekankan pentingnya rasa syukur dan pengendalian diri setelah menjalani ibadah puasa Ramadan.

Ia mengingatkan bahwa kemenangan Idulfitri bukan hanya bersifat spiritual, tetapi juga tercermin dalam perilaku sehari-hari.

‎“Hari ini adalah hari kemenangan, bukan hanya secara spiritual, tetapi juga kemenangan dalam mengendalikan diri, emosi, dan hawa nafsu,” tuturnya di hadapan jamaah.(TH)