BLORA,SUARABLORA.COM — Pembangunan Jembatan Garuda resmi dimulai melalui prosesi peletakan batu pertama yang digelar di Dukuh Wotrangkul, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto bersama jajaran pemerintah daerah dan unsur masyarakat setempat.
Pelaksanaan groundbreaking dilakukan secara serentak melalui sambungan video konferensi yang dipimpin Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin dari wilayah Kabupaten Boyolali. Program ini menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan di wilayah Jawa Tengah.
Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto mengatakan, pembangunan jembatan tersebut diharapkan mampu membuka akses yang selama ini menjadi kendala utama masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
“Jembatan ini bukan hanya penghubung wilayah, tetapi juga akan mempermudah mobilitas warga, termasuk anak-anak menuju sekolah serta distribusi hasil pertanian,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia menambahkan, keberadaan Jembatan Garuda diproyeksikan memberi dampak langsung bagi ratusan warga di sekitar lokasi. Selain meningkatkan konektivitas, infrastruktur tersebut juga dinilai dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara bertahap.
“Kami berharap manfaatnya bisa dirasakan luas oleh masyarakat dan menjadi pengungkit ekonomi desa,” tambahnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Blora melalui Asisten II Setda Blora, Dasiran, menyampaikan dukungan penuh terhadap pembangunan tersebut. Ia menilai proyek ini merupakan langkah konkret dalam pemerataan pembangunan wilayah.
“Peningkatan akses seperti ini akan berdampak pada sektor pendidikan, kesehatan, hingga perekonomian masyarakat. Ini yang terus kita dorong,” kata Dasiran.
Kepala Desa Klopoduwur, Hery Sugiharto, mengungkapkan antusiasme warga atas dimulainya pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, selama ini masyarakat menghadapi keterbatasan akses yang cukup menghambat aktivitas harian.
“Warga sangat menyambut baik. Jembatan ini akan sangat membantu, terutama bagi anak sekolah dan petani dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Selain prosesi peletakan batu pertama, kegiatan juga diisi dengan bakti sosial berupa penyaluran bantuan sembako kepada warga di sekitar lokasi proyek. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh jajaran TNI bersama tamu undangan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
Secara keseluruhan, pembangunan Jembatan Garuda tidak hanya difokuskan di satu titik, melainkan tersebar di beberapa wilayah lain di Kabupaten Blora. Langkah ini diharapkan mampu menjadi solusi atas keterbatasan akses antar wilayah sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi di kawasan pedesaan.(Fitria A N Z)











