Dinas PUPR Blora Pacu Pembangunan Infrastruktur Demi Target Tuntas 100 Persen Jelang Akhir Tahun

‎BLORA,SUARABLORA.COM – Menjelang tutup tahun anggaran, Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus memacu penyelesaian sejumlah proyek infrastruktur strategis. Beragam pekerjaan yang tersebar di berbagai kecamatan kini memasuki fase percepatan guna memenuhi target penyelesaian tepat waktu.

‎Plt. Kepala DPUPR Blora, Nidzamudin Al Huda, ST, mengungkapkan bahwa per akhir Oktober 2025 progres pembangunan telah mencapai 62,7 persen, mencakup proyek peningkatan jalan, rehabilitasi jembatan, hingga pemeliharaan sejumlah ruas utama. Sementara capaian bulan November masih dalam proses finalisasi dan diperkirakan rampung dalam beberapa hari ke depan.

‎Menurut Huda, pembangunan yang bersumber dari dana pinjaman daerah juga menunjukkan perkembangan positif. Sejumlah pekerjaan telah selesai lebih awal dari rencana, sementara proyek lainnya terus digenjot agar bisa mencapai target pada awal Desember.

‎“Sebagian besar progres berjalan lancar. Insya Allah mulai awal Desember nanti akan terlihat lebih banyak pekerjaan yang tuntas sesuai jadwal,” terang Huda kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (25/11/2025).

‎Dengan total anggaran tahun ini mencapai Rp314 miliar, sekitar Rp300 miliar dialokasikan secara khusus untuk pembangunan dan peningkatan jalan. Besarnya porsi anggaran tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki konektivitas dan memperkuat akses ekonomi masyarakat.

‎DPUPR menegaskan bahwa seluruh kegiatan reguler ditargetkan selesai paling lambat 15 Desember 2025. Bagi kontraktor yang tidak mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai batas waktu, akan dikenai denda 1 permil per hari sebagai bentuk penegakan disiplin kontrak.

‎Huda juga memaparkan bahwa kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Blora tahun ini mengalami peningkatan cukup signifikan. Tingkat kemantapan jalan mencapai 67 persen, menunjukkan mayoritas ruas kini berada dalam kondisi baik dan layak digunakan masyarakat.

‎“Dengan semakin mantapnya infrastruktur jalan, berbagai sektor akan ikut terdorong. Mobilitas antarwilayah makin mudah, distribusi logistik lebih efisien, dan tentu saja berdampak pada peningkatan kesejahteraan warga,” ujarnya.

‎Meski begitu, ia tetap mengingatkan masyarakat agar berhati-hati ketika melewati jalan yang baru selesai diperbaiki. Menurutnya, peningkatan kualitas jalan sering kali diiringi tingginya risiko kecelakaan akibat pengendara melajukan kendaraan dengan kecepatan berlebih.

‎“Jangan sampai kenyamanan jalan yang mulus malah membuat warga lengah. Keselamatan harus tetap nomor satu,” tegas Huda.

‎Dengan berbagai upaya dan percepatan yang dilakukan, DPUPR Blora optimis seluruh target pembangunan tahun ini dapat dicapai. Pemerintah berharap, kerja keras tersebut mampu membawa dampak nyata bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Kembali