BLORA ,SUARABLORA.COM– Pemerintah Kabupaten Blora menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blora dalam membangun dan memperkuat budaya kerja aparatur. Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima dalam rangka Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, Jumat (19/12/2025).
Kegiatan yang digelar di Aula Kemenag Kabupaten Blora tersebut mengangkat tema “Do The Best, Serve The Rest”. Sosialisasi ini menghadirkan Rektor UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, sebagai narasumber utama.
Dalam sambutannya, Bupati Arief Rohman menegaskan bahwa tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik terus meningkat seiring perkembangan zaman. Menurutnya, aparatur pemerintah dituntut untuk terus berbenah dengan mengedepankan profesionalisme, integritas, serta orientasi pada kepuasan masyarakat.
“Pelayanan publik yang prima saat ini bukan hanya sekadar tuntutan, tetapi sudah menjadi kebutuhan dan keharusan. Aparatur negara harus adaptif, responsif, dan mampu memberikan keteladanan dalam sikap maupun perilaku,” ujar Bupati Arief Rohman.
Ia menambahkan, Kementerian Agama memiliki peran strategis dalam menjaga kerukunan umat beragama serta memberikan pelayanan keagamaan yang adil dan inklusif. Melalui semangat “Do The Best, Serve The Rest”, Bupati berharap seluruh aparatur Kemenag dapat memberikan pelayanan terbaik tanpa membeda-bedakan latar belakang masyarakat.
“Nilai keikhlasan dan pelayanan tanpa diskriminasi harus terus dijaga, karena Kemenag berada di garda terdepan dalam merawat harmoni sosial,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Blora juga memberikan apresiasi khusus kepada Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim yang merupakan putra daerah asal Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo. Ia menilai kiprah Prof. Zaenal di tingkat nasional menjadi contoh nyata bahwa putra daerah Blora mampu berprestasi dan berkontribusi luas bagi dunia pendidikan.
“Blora memiliki sekitar 50 diaspora yang menyandang gelar profesor. Kehadiran Prof. Zaenal ini menjadi inspirasi bagi generasi muda Blora untuk terus belajar dan berprestasi,” ungkap Bupati.
Selain itu, Bupati Arief Rohman juga menyampaikan terima kasih atas dukungan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dalam memberikan akses beasiswa bagi siswa berprestasi asal Kabupaten Blora, khususnya dari keluarga kurang mampu.
Dalam forum tersebut, Bupati turut menyinggung capaian sinergi antara Pemkab Blora dan Kemenag Blora yang berhasil meraih Juara 1 Daerah Paling Aktif dalam Pengembangan Pendidikan Agama Islam (PAI) Tahun 2025. Prestasi tersebut diraih melalui implementasi Program Sekolah Sambi Ngaji (SSN) yang dinilai berhasil meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di daerah.
Menutup arahannya, Bupati Arief Rohman mengajak seluruh jajaran Kemenag Kabupaten Blora untuk lebih proaktif dalam memetakan potensi siswa berprestasi, khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar tidak ada anak di Blora yang terhambat pendidikannya karena faktor ekonomi.
“Pemerintah harus hadir dan bersinergi dalam membangun budaya kerja yang baik. Ini adalah tanggung jawab bersama untuk mewujudkan pelayanan publik yang cepat, tepat, transparan, dan berkeadilan,” pungkasnya.
Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Blora, Dr. H. Roziqun, jajaran pejabat struktural, para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), pengawas, serta penyuluh agama se-Kabupaten Blora.











