PKK Blora Tancap Gas di Hari Kartini: Tebar Ribuan Benih Ikan dan Tanam Pohon, Dorong Ketahanan Pangan dan Lingkungan

Ketua PKK Kabupaten Blora Ainia Salichah Saat Menanam Pohon di Bendungan Randugunting Japah Blora.Dokumentasi:Tohari Ahmad/SuaraBlora.Com

BLORA ,SUARABLORA.COM– Momentum peringatan Hari Kartini dimanfaatkan secara konkret oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora untuk menggerakkan aksi nyata di lapangan.

Tak sekadar seremoni, organisasi perempuan ini menggelar kegiatan tebar benih ikan dan penanaman pohon dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di kawasan Waduk Randugunting, Kecamatan Japah, Kamis (23/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 2.000 benih ikan nila dilepas ke perairan waduk, disertai penanaman ratusan bibit pohon produktif seperti alpukat dan mangga di area sekitar.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Blora.

Ketua TP PKK Kabupaten Blora, Ainia Shalichah Arief Rohman menegaskan bahwa peringatan HKG PKK tidak boleh berhenti pada kegiatan simbolik. Ia menyebut, PKK harus hadir sebagai kekuatan sosial yang mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“PKK tidak hanya menjadi gerakan seremonial, tetapi harus menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat. Dimulai dari keluarga, kita dorong kemandirian dan ketahanan pangan,” ujarnya dalam sambutan.

Ia menambahkan, semangat emansipasi yang diwariskan oleh R.A. Kartini harus diterjemahkan dalam aksi nyata yang relevan dengan tantangan zaman, termasuk isu lingkungan dan ekonomi keluarga.

“Kartini telah membuka jalan. Tugas kita hari ini adalah melanjutkannya dengan karya nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, kegiatan tebar benih ikan dan penanaman pohon memiliki nilai strategis jangka panjang. Selain menjaga ekosistem, langkah ini juga menjadi investasi pangan bagi generasi mendatang.

“Apa yang kita tanam hari ini akan menjadi sumber manfaat di masa depan. Ini bukan sekadar kegiatan lingkungan, tetapi bagian dari komitmen membangun keberlanjutan,” katanya.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari TP PKK Kecamatan Japah, kader PKK desa, hingga unsur Forkopimcam. Sinergi lintas sektor ini dinilai penting untuk memastikan program berjalan efektif dan berkelanjutan.

Ainia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas kader PKK agar mampu beradaptasi dengan dinamika pembangunan. Ia mendorong inovasi dalam pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi pembangunan berbasis keluarga.

“Jadikan keluarga sebagai pusat pembangunan. Dari keluarga yang kuat, akan lahir masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing,” pesannya.

Di akhir kegiatan, ia mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, PKK, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana yang memfasilitasi pelaksanaan di kawasan waduk.

Dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis aksi nyata, peringatan HKG PKK ke-54 di Blora diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi penggerak perubahan sosial yang berdampak luas.