SuaraBlora.com – Cepu kembali menjadi langganan banjir setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, pada Minggu (12/04/2026) sore hingga malam hari.
Kali ini, sejumlah titik jalan hingga permukiman warga terendam air dengan ketinggian bervariasi.
Genangan dipicu oleh curah hujan yang turun cukup lama, ditambah sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air serta meluapnya Sungai Ngareng.
Kondisi mulai terlihat sekitar pukul 17.30 WIB. Sejumlah ruas jalan utama terdampak genangan dengan ketinggian air berkisar 20 hingga 50 sentimeter, di antaranya Jalan Stasiun Kota, Pertigaan Kapur Tulis, Jalan Gajah Mada, hingga kawasan depan SMP N 4 Cepu di Desa Mulyorejo.
Tidak hanya jalan, luapan Sungai Ngareng juga merendam permukiman warga di RW 03 dan RW 08 Kelurahan Ngelo dengan ketinggian air mencapai sekitar 50 sentimeter.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas gabungan langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan. Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasihumas AKP Midiyono, S.H., menyebut pihaknya langsung melakukan sejumlah langkah di lapangan.
“Petugas di lapangan segera melakukan pengalihan arus lalu lintas di titik-titik genangan yang cukup dalam guna menghindari kendaraan mogok. Selain itu, tim juga melakukan monitoring debit air dan pendataan terhadap aset warga yang terdampak,” jelas AKP Midiyono.
Personel dari Polsek Cepu, Koramil, Satpol PP, BPBD, serta relawan juga turut bersiaga untuk membantu warga dan memastikan situasi tetap terkendali.
Hingga sekitar pukul 21.30 WIB, hujan mulai mereda dan genangan di sejumlah titik, termasuk Kampung Ngareng dan Pertigaan Kapur Tulis, dilaporkan mulai surut.
Akses Jalan Cepu-Randublatung di depan SMP N 4 Cepu sudah kembali bisa dilalui kendaraan, meski pengendara diimbau tetap berhati-hati karena jalan masih licin akibat sisa lumpur.
Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski kondisi berangsur normal, masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi.
“Situasi saat ini sudah kondusif dan arus lalu lintas kembali lancar. Namun, kami meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi luapan air jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi,” tutupnya.









