‎Bupati Blora Arief Rohman Akan Cek dan Evaluasi Anggaran Paket Internet yang Tembus Rp2,5 Miliar

BLORA ,SUARABLORA.COM— Pemerintah Kabupaten Blora merespons mencuatnya perhatian publik terkait anggaran paket internet yang disebut-sebut mencapai Rp2,5 miliar.

Bupati Blora, Arief Rohman, memastikan akan melakukan pengecekan sekaligus evaluasi menyeluruh untuk mengetahui secara detail peruntukan anggaran tersebut.

‎Isu ini berkembang di tengah meningkatnya tuntutan transparansi penggunaan anggaran daerah, khususnya pada sektor digitalisasi yang dinilai terus mengalami peningkatan kebutuhan.

Besarnya nilai anggaran memunculkan pertanyaan publik terkait efektivitas, urgensi, serta dampaknya terhadap pelayanan pemerintahan dan masyarakat.

Menanggapi hal itu, Arief mengakui bahwa dirinya belum memperoleh gambaran rinci terkait komponen penggunaan anggaran tersebut.

Namun ia menegaskan bahwa langkah penelusuran akan segera dilakukan agar pemerintah memiliki dasar yang jelas dalam mengambil kebijakan lanjutan.

“Ya masih kita cek ya, tentunya kalau ada masukan begitu akan kita cek dan akan dilihat sesuai semangat kita untuk efisiensi,” ujar Arief.

Menurutnya, setiap alokasi anggaran harus berlandaskan prinsip kehati-hatian, tepat guna, dan mampu memberikan manfaat nyata.

Oleh karena itu, ia menilai penting untuk melihat secara utuh apakah anggaran paket internet tersebut memang sesuai kebutuhan atau masih terdapat ruang untuk penyesuaian.

“Saya terus terang belum tahu detailnya. Nanti saya akan cek terlebih dahulu, anggaran Rp2,5 miliar itu untuk apa saja,” katanya disela sela pasca menghadiri peresmian gedung RS PKU Muhamadiyah Sabtu,11/4/2026.

Lebih lanjut, Arief membuka kemungkinan adanya langkah efisiensi apabila hasil evaluasi menunjukkan adanya pos belanja yang tidak optimal.

Ia menekankan bahwa pemerintah daerah akan tetap terbuka terhadap masukan masyarakat sebagai bagian dari kontrol publik terhadap kebijakan anggaran.

‎“Kalau memang untuk diefisiensi dan karena masih berjalan, ya tentunya masukan dari masyarakat kita terima dengan baik. Kita efisiensi, kita gunakan untuk sektor yang lain,” tambahnya.