Salurkan Sembako dan Bagi Hasil, Ini Kata Pengurus Paguyuban Penambang Sumur Minyak Desa Gandu

 
‎BLORA,SUARABLORA.COM – Paguyuban Penambang Minyak Sumur Gandu menyalurkan sejumlah bantuan kepada masyarakat Desa Gandu dan sekitarnya. Bantuan tersebut meliputi sembako bagi warga lanjut usia (lansia), bagi hasil pengelolaan sumur minyak sebesar Rp350 ribu per kepala keluarga (KK), hingga distribusi air bersih setiap hari.
‎
‎Ketua Perkumpulan Penambang Minyak Sumur Gandu, Agus Rumanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pengurus terhadap masyarakat di sekitar wilayah sumur minyak. Selain bantuan kebutuhan pokok, paguyuban juga berupaya membantu warga melalui pemenuhan kebutuhan air bersih dan perawatan infrastruktur jalan.
‎
‎“Alhamdulillah, pengurus Perkumpulan Minyak Gandu membagikan sembako kepada sejumlah warga lansia yang ada di Desa Gandu,” ujar Agus.
‎
‎Menurutnya, pembagian sembako kali ini secara khusus menyasar warga lanjut usia. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari warga, terutama mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan sosial.
‎
‎Selain bantuan sembako, paguyuban juga menyalurkan bagi hasil pengelolaan sumur minyak kepada keluarga penerima manfaat. Agus menyebut penyaluran bagi hasil tersebut telah dilakukan pada tanggal 1 bulan ini, dengan nominal Rp350 ribu untuk setiap kepala keluarga.
‎
‎“Selain itu, terkait bagi hasil minyak Gandu sudah disalurkan per tanggal 1 kemarin. Setiap KK mendapatkan Rp350 ribu,” katanya.
‎
‎Besaran bagi hasil tersebut merujuk pada keterangan Agus selaku ketua perkumpulan. Namun, belum ada perincian lebih lanjut mengenai jumlah keluarga penerima, total dana yang dibagikan, serta dasar perhitungan nominal bagi hasil untuk masing-masing KK.
‎
‎Di sisi lain, bantuan air bersih juga menjadi salah satu kegiatan yang dijalankan pengurus. Distribusi dilakukan setiap hari untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah yang memerlukan pasokan air bersih, terutama di Desa Gandu dan Dukuh Gendono.
‎
‎“Selain bantuan sembako dan bagi hasil yang diberikan kepada masyarakat, pengurus juga memberikan bantuan air bersih setiap hari di Gandu dan di Dukuh Gendono. Sedangkan untuk wilayah Dukuh Blimbing sendiri Pamsimasnya sudah berjalan,” jelas Agus.
‎
‎Untuk Dukuh Blimbing, kebutuhan air bersih disebut telah didukung program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Meski demikian, belum ada data terperinci mengenai jumlah warga yang terlayani maupun cakupan distribusi air bersih di masing-masing wilayah.
‎
‎Tak hanya bantuan sosial dan air bersih, paguyuban juga melakukan perawatan jalan yang rusak di lingkungan desa. Salah satu upaya yang dilakukan ialah menutup lubang jalan menggunakan material grosok agar akses masyarakat tetap dapat digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
‎
‎Agus mengaku tidak menghitung secara pasti total perbaikan yang telah dilakukan. Namun, menurutnya, penanganan jalan berlubang tersebut sudah dilakukan berulang kali di sejumlah titik.
‎
‎“Selain itu, kami juga melakukan perawatan jalan-jalan yang rusak dengan memberikan urukan grosok ke jalan yang berlubang. Kalau totalnya kami tidak menghitung pasti, kalau tidak salah sudah puluhan,” ungkapnya.
‎
‎Berbagai kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan paguyuban terhadap kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah sumur minyak.
‎
‎Agus berharap penyaluran bantuan sosial, bagi hasil, distribusi air bersih, dan perawatan jalan dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya bisa dirasakan warga Desa Gandu dan sekitarnya.
‎
‎“Harapannya, berbagai bentuk kepedulian ini bisa terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Gandu dan sekitarnya,” pungkasnya.